JENDALA DUNIA DI RUMAH BELAJAR
Didalam melakukan Sosialisasi Rumah Belajar ada banyak cerita suka dan duka.
Pada awal saya melakukan sosialisai Rumah Belajar akan mudah terlaksana, namun pada kenyataannya ternyata banyak yang belum mengetahui apa itu Rumah Belajar ? Layaknya tumpukan yang tersimpan rapi layaknya tumpukan buku yang ada didalam lemari. maka saya harus memulai dari membuka lemarinya terlebih dahulu.
Di ujung Desa di Kabupaten saya yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu dan Lampung terdapat sebuah Sekolah yang bernama SDN 18 Muaradua Kisam. Dimana lokasi sekolah yang berada ditengah perkebunan masyarakat yang jauh dari Desa dan Pusat Perkotaan, yang belum ada jaringan listrik dan signal/jaringan selular yang memadai, disinilah awal mula saya melakukan Sosialisasi Rumah Belajar. Di Sekolah ini saya melihat wajah-wajah masa depan yang begitu ceria, perjalan saya menuju sekolah terbayarkan dengan senyum bahagia mereka, dengan riang gembira mereka menyambut sebuah perubahan besar dimana mereka bisa dengan mudah membuka jendela Dunia melalui Portal Rumah Belajar tidak mesti bersusah payah lagi untuk mencari buku-buku pengatahuan. Mereka bisa dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja untuk membuka jendala dunia. Saat mereka mengetahui isi Rumah Belajar dengan antusias meraka mengeksplor segala menu-menu yang ada di Rumah Belajar baik fitur Utama maupun fitur-fitur tambahan yang ada, meskipun dengan keterbatasan singal tidak menyurutkan mereka untuk mencari pengetahuan di Rumah Belajar.
Komentar
Posting Komentar